Prof Arief juga menerangkan gambaran peradaban manusia. Dari peradaban yang sangat sederhana disebut dengan hunting society beralih pada agrarian society. Kemudian terjadinya revolusi industri dengan  ditemukan mesin uap, listrik dan lainnya.

Bertahun-tahun kemudian menuju pada information society dengan ditemukan komputer dan sebagainya, hingga peradaban saat ini yang disebut era 4.0 bahkan sudah memasuki era 5.0 atau super smart society yang mengalami perkembangan sungguh luar biasa.

“Seperti dilakukan MK sekarang yang tengah mengembangkan teknologi digital. Tapi apakah semua bidang kehidupan akan digantikan dengan teknologi digital? Semuanya harus tetap berbasis pada kemanusiaan (human being),” jelas Arief.

Namun demikian, lanjur Prof Arif, tekonologi juga memiliki sisi negatif, karena banyak orang yang tidak bertanggung jawab ketika menggunakan media komunikasi ataupun media sosial lainnya. “Masyarakat kita akan mudah sekali meniru budaya barat. Padahal Indonesia memiliki budaya yang sangat luar biasa,” ujarnya.