Daud Mangesa, perwakilan Kerukunan Keluarga Toraja juga mengapresiasi terobosan Penjabat Wali Kota, sehingga semua paguyuban bisa mengambil peran konkret dalam pembangunan di Kota Kupang. Dia juga mengaku prihatin dengan masalah kebersihan Kota Kupang, yang disebabkan oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain kebersihan dan penataan kota, Daud juga minta agar Pemkot Kupang memberi perhatian serius pada upaya peningkatan ekonomi warga dengan memberikan pelatihan untuk peningkatan keterampilan.
Dukungan juga disampaikan Ketua Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Keluarga Jawa Kota Kupang, dr. H.M. Ihsan. Menurutnya semua paguyuban di Kota Kupang harus bersatu untuk berkontribusi terhadap pembangunan di kota ini. K2S siap mendukung semua program pembangunan yang dicanangkan pemerintah. Begitu pula yang disampaikan oleh Aladin, perwakilan dari Kerukunan Keluarga Bima Dompu (KKBD). Dia berterima kasih kepada Pemkot Kupang yang sudah memberi kepercayaan kepada mereka untuk terlibat dan berpartisipasi dalam pembangunan Kota Kupang. Menurutnya ini merupakan langkah maju. “Jangan bertanya apa yang Kota Kupang berikan kepada kita, tapi apa yang sudah kita berikan kepada Kota Kupang,” pesannya. (PKP_ans)





Tinggalkan Balasan