Dia memastikan IKM Kota Kupang siap mendukung penataan taman yang diminta. Mengutip pepatah Minang “di mana ranting dipatah, di situ air disauk”, dia menjelaskan orang Minang selalu berkomitmen untuk di mana pun dia mencari nafkah di situ dia mengabdi. Masril juga menyarankan agar pertemuan semacam ini bisa dilakukan secara rutin untuk membahas sejumlah persoalan dan menyatukan komitmen dalam membangun Kota Kupang.

Hal senada juga disampaikan Masmun Srinata dari Paguyuban Lombok. Menurutnya pertemuan seperti ini perlu terus berlanjut untuk mengawal proses pembangunan sekaligus meningkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan. Keluarga Lombok menurutnya siap memberikan dukungan upaya Pemkot Kupang, Selain tentang penataan taman, dia juga menyatakan dukungan untuk peningkatan kebersihan yang merupakan bagian dari iman.

Sementara itu, H. Adam Malik Rasyid, Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Kupang  mengakui sejak menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh sudah membawa banyak perubahan. Selain kebersihan juga tentang penataan taman, yang menurutnya selama ini hanya ditanami pohon saja. I Nyoman Pasek, Ketua Banjar Dharma Agung Kota Kupang, yang dipercaya sebagai seniman pendekorasi taman mengakui untuk membangun Kota Kupang butuh kebersamaan. Demikian pula dalam mewujudkan kebersihan menurutnya tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkot Kupang saja, tapi juga semua warga termasuk pengurus RT dan RW.

Daud Mangesa, perwakilan Kerukunan Keluarga Toraja juga mengapresiasi terobosan Penjabat Wali Kota, sehingga semua paguyuban bisa mengambil peran konkret dalam pembangunan di Kota Kupang. Dia juga mengaku prihatin dengan masalah kebersihan Kota Kupang, yang disebabkan oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain kebersihan dan penataan kota, Daud juga minta agar Pemkot Kupang memberi perhatian serius pada upaya peningkatan ekonomi warga dengan memberikan pelatihan untuk peningkatan keterampilan.

Dukungan juga disampaikan Ketua Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Keluarga Jawa Kota Kupang, dr. H.M. Ihsan. Menurutnya semua paguyuban di Kota Kupang harus bersatu untuk berkontribusi terhadap pembangunan di kota ini. K2S siap mendukung semua program pembangunan yang dicanangkan pemerintah. Begitu pula yang disampaikan oleh Aladin, perwakilan dari Kerukunan Keluarga  Bima Dompu (KKBD). Dia berterima kasih kepada Pemkot Kupang yang sudah memberi kepercayaan kepada mereka untuk terlibat dan berpartisipasi dalam pembangunan Kota Kupang. Menurutnya ini merupakan langkah maju. “Jangan bertanya apa yang Kota Kupang berikan kepada kita, tapi apa yang sudah kita berikan kepada Kota Kupang,” pesannya. (PKP_ans)