“Penguatan kapasitas ini kiranya membuat pemerintah desa ketika terjadi bencana, mereka punya kesiap-siagaan. Dan setidaknya mereka tahu apa saja hal-hal utama yang mereka lakukan seperti data, skala prioritas, dan pertolongan-siapa saja yang membutuhkan pertolongan pertama. Kegiatan ini murni sebagai respons kita atas bencana Hidrometeorologi di Kubupaten Kupang,” tandasnya. (*)