Kapal Rahmat Boleng Mati Mesin, Tim SAR Evakuasi 43 Penumpang

Kapal tersebut dalam pelayaran dari Lewoleba menuju Boleng dan mengalami mati mesin di Perairan Lewoleba, Kabupaten Lembata.

Proses evakuasi KM. Rahmat Boleng (Foto: Dok. Humas SAR Maumere)

Lewoleba, KN – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 43 penumpang Kapal Rahmat Boleng, Sabtu 21 Januari 2022.

Kapal tersebut dalam pelayaran dari Lewoleba menuju Boleng dan mengalami mati mesin di Perairan Lewoleba, Kabupaten Lembata.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Lalu Wahyu Efendi, S.Sos.,M.M., mengatakan, awalnya pihaknya menerima informasi melalui Unit Siaga SAR Lembata.

Informasi dari seseorang bernama Daud itu menyebut, KM Rahmat Boleng kapal penumpang rute Lewoleba-Boleng mengalami mati mesin di perairan Kuma Resort Lembata dengan jumlah penumpang sebanyak 43 orang.

‚ÄúPukul 11.25 WITA kami berangkatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Lembata menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan RIB 500 PK Unit Siaga SAR Lembata,” kata Lalu Wahyu Efendi kepada wartawan.

BACA JUGA:  LBH SIKAP Beberkan Rapor Merah 5 Tahun Yentji Sunur-Thomas Ola

Ia menjelaskan, setelah Tim SAR tiba di lokasi, KM Mahkota Pertiwi yang ternyata berada di sekitar TKP bersedia untuk menarik Kapal Rahmat Boleng kembali ke Lewoleba.

KM Rahmat Boleng akhirnya ditarik ke Lewoleba dengan tetap dilakukan pengawalan penarikan oleh Tim Rescue Unit Siaga SAR Lembata.

Kemudian sekitar pukul 12.45 WITA KM Rahmat Boleng bersama seluruh penumpang telah sampai di Pelabuhan Lewoleba dengan aman dan selamat.

“Kami sangat berterima kasih kepada KM Mahkota Pertiwi yang secara cepat membantu penarikan KM Rahmat Boleng kembali ke Lewoleba,” ungkap Lalu Wahyu Efendi. (*)