Berbicara mengenai tuan rumah penyelenggaraan multi event olahraga seperti PON, Sea Games, Asian Games dan Olimpiade, maka tidak terlepas dari dukungan infrastruktur khususnya arena pertandingan (venue). Belajar dari Papua yang dengan segala keterbatasannya, tapi berani menggelar peristiwa olahraga nasional terbesar. Papua dengan berani menerima tawaran pemerintah pusat untuk menjadi tuan rumah PON 2021, karena yakin dengan menjadi tuan rumah PON banyak manfaat yang akan diperoleh, seperti mengakselerasi pembangunan daerah dan kesempatan emas untuk mengejar ketertinggalan daerahnya. Ini menjadi kesempatan emas bagi NTT juga. NTT Bisa.
Waktu tersedia hanya 6 tahun untuk menyiapkan pelaksanaan PON 2028. Banyak aspek yang harus disiapkan. Rencana induk pelaksanaan perlu segera disusun. Salah satunya adalah kesiapan infrastruktur khususnya venue. Kondisi venue yang dimiliki NTT harus diakui masih kurang dan banyak yang belum sesuai standar nasional dan internasional. Kompleks Olahraga Oepoi Kupang yang terdiri dari stadion dan GOR Flobamora perlu direhabilitasi besar-besaran untuk layak menjadi venue yang bertaraf internasional. Kesiapan anggaran juga perlu menjadi pertimbangan karena butuh dana yang tidak sedikit.





Tinggalkan Balasan