Saat ini Kementerian Kesehatan sedang dalam penerapan sistem pencatatan dan pelaporan yang terkomputerisasi (E-Ppgbm/Sigizi) untuk Program Gizi Nasional. Sistem E-Ppgbm dikembangkan untuk menangkap berbagai indikator gizi, termasuk cakupan Suplementasi Vitamin A dari semua anak balita berdasarkan nama dan alamat (by name, by address). Untuk mendukung Kemenkes dalam upaya peningkatan kualitas data suplementasi Vitamin A maka pada tahun 2020/21, nutrition international (ni) bersama Reconstra Utama Integra  mendanai kegiatan data quality audit (dqa). Kegiatan ini bertujuan menilai Fungsionalitas Sistem Pemantauan dan evaluasi serta mekanisme pelaporan data program suplementasi Vitamin A di berbagai tingkat yaitu pada tingkat Posyandu, tingkat Puskesmas, Kabupaten, Provinsi dan Tingkat Pusat pada enam Kabupaten Kota di tiga Provinsi yaitu Provinsi Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat Dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Lanjut Imelda, Data Quality Audit (DQA) yang didanai oleh Nutrition International (Ni) bersama Reconstra Utama Integra  memberikan temuan dan rekomendasi yang memperlihatkan bahwa di tingkat Kota, Puskesmas dan Posyandu terdapat sistem informasi kesehatan yang terfragmentasi dan terdiri dari banyak bagian sangat rumit dan membingungkan dalam pelaporan indikator gizi sehingga penggunaan E-Ppgbm/Sigizi perlu untuk diperluas hingga pada tingkat posyandu.