Kapolres Manggarai AKBP Yoce Marten menjelaskan doa bersama ini sebagai wujud dan bentuk kepedulian kepada ratusan korban yang meninggal dalam tragedi tersebut.
“Jadi kegiatan hari ini kita sudah berdoa bersama dan sekarang kita membakar lilin dalam rangka berempati atas kejadian di Malang yaitu di stadion Kanjuruhan Malang sekaligus kita mendoakan semoga keluarga atau teman-teman kita baik yang meninggal dunia semoga diberikan tempat yang layak di sisinya,” ungkap Kapolres Manggarai itu.
Untuk yang masih sakit, Kapolres Manggarai berharap semoga lekas sembuh, sehingga semua bisa sama-sama menjalankan kegiatan-kegiatan selanjutnya.
Kapolres Yoce pun berpesan kepada masyarakat Manggarai semua baik itu tim sepak bola, maupun suporter, juga para pecinta sepak bola khususnya di Kabupaten Manggarai agar menjadikan olahraga sebagai ajang memperkuat tali persaudaraan.
“Jadikan olahraga itu sebagai kesatuan dan persatuan bukan sebagai tempat untuk menebar kemurkaan dalam hal ini, hal-hal yang tidak pantas dan tidak patuh. Jadi mudah-mudahan ke depan khususnya di Kabupaten Manggarai ini, setiap event olahraga harus dilaksanakan secara sportif dan juga memberikan dampak yang positif kita semua di sini,” tutupnya. (*)





Tinggalkan Balasan