Di samping itu, masyarakat berupaya untuk menyadarkan masyarakat akan dampak perubahan iklim dan mengajak mereka untuk menanam pohon.
“Berharap pemerintah akan menyediakan bibit pohon untuk ditanamkan di lahan yang kosong. Penghijauan Kembali adalah sesuatu yang necessary untuk dilakukan saat ini,” ungkap Ignas
Survei Yayasan Ayo Indonesia
Beberapa bulan yang lalu, team Ayo Indonesia melakukan survey kecil seputar Persepsi masyarakat terkait perubahan suhu. Jawabannya cukup beragam.
Sebanyak 55% masyarakat menyatakan adanya peningkatan suhu menjadi lebih panas, sebanyak 40% masyarakat menyatakan penurunan suhu menjadi lebih dingin, dan 5% masyarakat menyatakan tidak ada perubahan.
Kenaikan suhu cukup berpengaruh pada tanaman alternatif selain kopi dan cengkeh yang menjadi komoditas utama masyarakat Goloworok. Suhu yang tinggi dan kurangnya debit air mempersulit masyarakat dalam penanaman padi, sayur-sayuran atau jenis bibit pertanian lainnya.
Beberapa tahun lalu, Goloworok dikelilingi hutan yang luas. Masyarakat masih menjaga hutan dengan baik. Mereka hanya melakukan tebang pilih untuk kebutuhan pembangunan rumah dan kayu api. 20 tahun terakhir terjadi perambahan hutan besar-besaran.



Tinggalkan Balasan