Kupang, KN – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan jumlah orang miskin di NTT mengalami penurunan.

Sesuai data dari BPS yang dirilis beberapa hari lalu, NTT masuk dalam 10 besar Provinsi yang alami penurunan jumlah orang miskin terbesar per Maret 2022.

“Walaupun dalam situasi pandemi, diterjang badai Seroja dan dihantam wabah virus Afrika yang menyerang ternak babi, namun jumlah penduduk miskin di NTT per maret 2022 menurun 14,7 ribu (0,39 poin) terhadap September 2021 dan 37,7 ribu (0,91 poin) terhadap Maret 2021 ,” kata Gubernur Viktor saat menerima audiensi Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Susilaningtias bersama rombongan, Selasa 21 Juli 2022.

Dikutip dari Siaran Pers Biro Adpim Setda Provinsi NTT, VBL menegaskan, penurunan ini terjadi karena pemerintah serius untuk mengatasi kemiskinan.

Perang terhadap kemiskinan dilakukan lewat berbagai program di bidang pertanian seperti TJPS, pengembangan peternakan, perikanan dan kelautan, serta pengembangan pariwisata dan UMKM.