Hal itu dilakukan dari rangkaian kegiatan panen raya sorgum, yang dikemas dalam acara Manggarai Youth Local-Foodprenuer Camp.

Kegiatan berlangsung tiga hari, diikuti perkawilan kelompok anak muda dari Desa Melo, Desa Golo Ndari, Satar Padut, dan Desa Robek.

Melalui giat yang dilaksanakan, diharapkan mampu menajdi ruang diskusi, dimana peserta dapat membangun visi terkait usaha pangan lokal berbasis sorgum, dan merencanakan aksi kedepan untuk mencari solusi permasalahan dari hulu hingga hilir.

Pelatihan dilakukan dengan pengenalan sorgum sebagai pangan lokal yang memiliki potensi luas biasa baik dari sisi ekologi, sosial budaya, dan ekonomi.

Peserta juga akan diberikan materi kewirausahaan, belajar budidaya sorgum, menggambarkan mimpi terkait sorgum sebagai pangan lokal dan solusi kegahanan pangan.

Selain itu, mereka diperkenalkan aneka produk turunan sorgum, memahami pentingnya keamanan pangan, merancang business plan, mengenal bauran pemasaran Product, Piece, Place, Promotion (P4), dan membuat rencana tindak lanjut.