Sementara Graeme Hammer dari Queensland Alliance for Agriculture and Food Innovation 2015 menyebut, kemampuan adaptif sorgum terhadap perubahan iklim karena efisien dalam menyerap air.

“Kemampuan adaptasi ini membuat sorgum menjadi salah satu harapan pemenuhan kebutuhan pangan di masa depan, terutama jika dikatikan dengan perubahan iklim,” ungkapnya.

“Apalagi luas lahan di Indonesia cukup besar. Lahan kering untuk pertanian 144 juta heltare, dan menuntut Deptan lahan pertanian yang potensial untuk sorgum seluas 19,91 juta hektare,” tambanya.

Dalam banyak kasus, kata dia, sejumlah daerah yang memiliki lahan kering, mereka tidak hanya mengalami gagal panen. Tetapi juga gagal tanam.

“Berkurangnya curah hujan atau musim hujan yang mundur, hingga fenomena alam seperti El Nino menyebabkan petani tidak bisa bercocok tanam sesuai waktu yang bisa ditentukan,” tandansya.

Pelatihan Pasca Panen Sorgum

Untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam rantai produksi, anak-anak wajib diperkenalkan dengan potensi pangan lokal yang dimiliki.