Dalam ajang Digital Banking Awards 2022 ini, bank dengan layanan digital banking dipisahkan dengan bank digital murni, begitu juga dengan bank berbasis syariah. Dilihat dari kelasnya, bank dibagi berdasarkan modal inti (KBMI). Namun, Bank Pembangunan Daerah dipisahkan dalam kelompok tersendiri.
Metodologi dan Penjurian
Metodologi dan Penjurian Pemeringkatan dan penghargaan Digital Banking Awards 2022 dilakukan oleh Tim Juri yang berkompeten dan profesional di bidang digitalisasi perbankan dan ahli dalam teknologi informasi. Pemeringkatan menggunakan kriteria yang terdapat dalam “Cetak Biru Tranformasi Digital Perbankan” dari Otoritas Jasa Keuangan serta berdasarkan pengolahan data sekunder yang dilakukan oleh Tim Riset Berita Satu Media Holdings.
Selain Bayu Prawira sebagai Ketua, anggota tim Juri lainnya adalah Hermawan Thendean (Praktisi Teknologi Industri Keuangan), Rico Usthavia Frans (Pengamat Bank), Bari Arijono (Executive Chairman Banking Institute), Suria Dharma (Direktur & Head of Research PT Samuel Sekuritas), dan Primus Dorimulu (Direktur Pemberitaan BSMH). Kriteria yang digunakan dalam penilaian adalah kriteria DMAB (Digital Maturity Assessment of Banks) dari Otoritas Jasa Keuangan ( https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Pages/Cetak-BiruTransformasi-Digital-Perbankan.aspx), termasuk semua definisi dan penjelasan yang diuraikan dalam cetak biru tersebut.





Tinggalkan Balasan