Ssmentara itu, Waket II DPRD Kabupaten Kupang Anis Mase seperti dilansir dari Vox NTT mengancam melaporkan Kepsek SMPN 1 Fatuleu ke Polisi karena menyebarkan rekaman pembicaraannya.
“Bukti rekaman yang diedarkan itu saya sudah dapat. Dalam waktu dekat saya akan lapor polisi. Itu termasuk penyadapan,” ucap Anis Mase.
Politisi PDI Perjuangan itu balik menuding Kepsek SMPN 1 Fatuleu memutarbalikan fakta.
“Yang orang tua murid ancam keluarkan siswa itu karena Kepala Sekolah lakukan kekerasan terhadap anak murid. Ini pemutarbalikan fakta. Model pemberhentian begitu tidak layak. Saya omong ke Bupati untuk berhentikan dia,” ujarnya.
Dia juga membantah soal jatah guru seperti yang disampaikan Florince selaku kepala sekolah. “Bukan jatah tetapi saya membela masyarakat di situ,” tutupnya. (*)



Tinggalkan Balasan