Sebab menurutnya, pendidikan merupakan sendi dari berbagai aspek pembangunan, oleh karena itu maka, pendidikan harus dipandang sebagai sektor yang sangat esensial dalam dinamika proses pembangunan.
Dengan adanya pendidikan, akan mampu mengubah peradaban kehidupan manusia. Pendidikan yang berkualitas harus mampu menata masa depan yang memiliki open mindset dalam berbagai aspek pendidikan, oleh karena itu pendidikan perlu ditata dan dikelolah secara maksimal agar output-nya mampu melakukan berbagai inovasi dan kreativitas sehingga mampu bersaing pada era global.
“Kiranya kegiatan ini akan memberi manfaat untuk kita semua, apalagi banyak kepala sekolah yang baru dilantik dan pertama kali menjadi kepala sekolah. Kalau kita terpanggil untuk menjadi pelayan, abdi negara dan abdi masyarakat, maka kita harus siap melayani. Kita melayani anak-anak kita untuk menjadi anak yang pintar, tetapi yang penting juga menjadi anak yang cerdas,” ungkapnya.
Cerdas artinya dengan pengetahuan, pembentukan keahliannya dari aspek prilaku atau attitude-nya yang menghantar dia menjadi orang bernilai di kemudian hari, dengan kecerdasan bisa menyelesaian persoalan dengan cepat dan tepat.
Ia juga mengingatkan para Kepala Sekolah terkait pengelolaan Dana Bos, harus mengacu pada regulasi yang ada.
Diketahui, kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Pendidikan dan Yayasan PLAN Internasional ini rencananya akan digelar selama empat hari terhitung sejak 5 s.d. 8 April 2022, dan akan dibagi dalam 3 gelombang untuk Kepala Sekolah SD dan 1 gelombang untuk Kepala Sekolah SMP. (Pkp)







Tinggalkan Balasan