5. Pada akhirnya mulai luntur tanggung jawab masyarakat Lefo Lamalera akan etos dan/atau nilau Kerjasama dengan alasan karena tidak repot bersusah payah karena sudah ada bantuan dari Pemda Lembata.
6. Ujung dari semua ini akan mereduksi dan/atau mengurangi berbagai nilai luhur dan sakral yang telah lama hidup dan dijalankan oleh Lefo Lamalera.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata Tony Labuan mengatakan bahwa, Festival yang diselenggarakan tidak ada penjemputan dari Pemdes Lamalera, maupun tarian dan musik.
Menurut Tony, kehadiran Pemda Lembata di Desa Lamalera untuk memperkuat komunitas dalam urusan “Bantu Dapur”. Selain itu, Kehadiran Bupati bersama rombongan sama sekali tidak mengganggu ritual misa Leva.
Meski demikian, warga Lamalera telah bersepakat untuk menolak segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata di Lamalera, menjelang seremonial Misa Leva 1 Mei 2022 mendatang. (*)





Tinggalkan Balasan