“Kami melakukan assesment bersama Kepala Desa, dan berdiskusi hingga jam 11 malam untuk memutuskan 5 desa dalam Festival PAD dan Desa Binaan Bank NTT,” urai Adrianus menceritakan proses pengambilan keputusan.

Setelah memutuskan, Bank NTT Atambua mulai melengkapi semua jenis dokumen, dan telah melaksanakan launching 5 desa yang ikut dalam Festival PAD dan Desa Binaan Bank NTT.

“Tanggal 29 Maret 2022, Pak Bupati akan memimpin langsung Focus Group Discussion (FGD) dan kolaborasi lintas sektor di Kantor Bupati untuk bisa menyukseskan Festival PAD dan Desa Binaan Bank NTT,” jelas Adrianus.

Pemimpin Cabang Bank NTT Atambua menjelaskan, setiap Desa Binaan Bank NTT di Kabupaten Belu punya karakteristik tersendiri, dan dua sektor unggulan yakni UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan pariwisata akan dikembangkan menjadi lebih baik.

Desa Dualasi Raiulun punya potensi di bidang pertanian seperti Strawbery, Kacang Hijau dan Kacang Tanah. Potensi unggulan ini akan dipadukan dengan pariwisata air terjun Mauhalek.