Menurutnya, rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur, sudah direncanakan sejak kepemimpinan Bung Karno. Namun baru direalisasikan pada masa kepemimpiman Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Ini direncanakan sudah lama. Tetapi pada saat pemerintahan Joko Widodo baru dapat terlaksana dengan baik. Sehingga kita berdoa, agar tanah dan air dari rahim Flobamorata memberikan sumbangsih, energi, dorongan, dan semangat baru untuk IKN Nusantara makin pesat dan berhasil,” jelasnya.

“Sehingga kita semua bisa bangga memiliki ibu kota negara (IKN) baru, yang mampu mewujudkan sebuah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelas Gubernur Laiskodat menambahkan.

Dengan demikian, Gubernur Laiskodat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh bupati se-NTT dan para tokoh adat, yang telah terlibat langsung untuk melaksanakan ritualitas penyerahan tanah dan air secara simbolis.

“Sehingga nantinya tanah dan air ini akan saya bawa tanggal 13 Maret 2022, untuk diserahkan ke bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Maret nanti dI kalimantan Timur. Kita harap, semuanya bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya.