Berlokasi di Pasar Wee Karou yang berjarak sekira 10 Km dari kota Waikabubak, saat itu Gubernur VBL bangga ketika melihat dan mendengar testimoni pedagang pasar yang memaparkan mengenai kelebihan jika membayar dengan menggunakan QRIS.

Kristina Dapa Talu, seorang pedagang pasar, yang diserahi tanggungjawab mengelola sebuah lapak kecil, di hadapan Gubernur VBL dan rombongan menjelaskan dia adalah salah satu pedagang yang menggunakan layanan pembayaran secara digital.

Bahkan dia mengajak gubernur bersama Dirut Bank NTT dan rombongan untuk melihat dari dekat lapaknya yang tak jauh dari lokasi acara. Setidaknya 20 langkah, rombongan tiba di sana. Ternyata Ibu Kris, semikian dia disapa, mengajak semua untuk melihat bagaimana dia menggunakan QRIS dalam setiap transaksi.

“Saya juga dikasi QRIS pak, sehingga bisa membayar secara online. Dengan begini (pembayaran secara digital), uang saya aman di rekening pak gubernur. Kalau mau butuh baru ambil,” tegasnya pendek sambil tersenyum.

Di lapaknya, Ibu Kris menjual aneka kebutuhan dapur seperti rempah-rempah, dan menurut informasi, dia pun menyediakan layanan penjualan ayam potong.