Waikabubak, KN – PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT), terus mensosialisasikan pentingnya transaksi yang aman, yakni secara digital dengan menggunakan layanan QRIS (Quick Response Indonesian Standard).  Dan kini, program ini mulai merambah ke pasar-pasar tradisional dalam program pasar digital.

Untuk diketahui bahwa kode QR standar Indonesia adalah standar kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia yang bertujuan mengintegrasikan seluruh metode pembayaran nontunai di Indonesia.

Seluruh layanan jasa keuangan disyaratkan untuk mensosialisasikan serta menerapkan sistem pembayaran ini tak terkecuali Bank NTT. Dan Bank NTT di bawah kepemimpinan Harry Alexander Riwu Kaho, tak pernah berhenti mensosialisasikan pola pembayaran jenis ini.

Yang membanggakan dari implementasi program ini adalah, kini, masyarakat di berbagai pelosok NTT sudah bisa menggunakan layanan pembayaran berbasis digital yang difasilitasi oleh Bank NTT. Senin (14/2/2022), Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, didampingi Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, serta sejumlah staf khusus gubernur yakni Prof. Daniel Kameo, Prof. Intiyas Utami, Dr. David Pandie, serta Imanuel Blegur, melihat dari dekat pemaparan sekaligus implementasi program pasar digital yang digagas oleh Bank NTT.

Berlokasi di Pasar Wee Karou yang berjarak sekira 10 Km dari kota Waikabubak, saat itu Gubernur VBL bangga ketika melihat dan mendengar testimoni pedagang pasar yang memaparkan mengenai kelebihan jika membayar dengan menggunakan QRIS.

Kristina Dapa Talu, seorang pedagang pasar, yang diserahi tanggungjawab mengelola sebuah lapak kecil, di hadapan Gubernur VBL dan rombongan menjelaskan dia adalah salah satu pedagang yang menggunakan layanan pembayaran secara digital.

Bahkan dia mengajak gubernur bersama Dirut Bank NTT dan rombongan untuk melihat dari dekat lapaknya yang tak jauh dari lokasi acara. Setidaknya 20 langkah, rombongan tiba di sana. Ternyata Ibu Kris, semikian dia disapa, mengajak semua untuk melihat bagaimana dia menggunakan QRIS dalam setiap transaksi.