Sementara terhadap pengerjaan proyek gedung inap perawatan pasien pasca Bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ben Mboi Ruteng menjelaskan, proyek tersebut menggunakan Pagu anggaran sebesar Rp11,7 miliar dengan PT.Aulia Ahmada Persada sebagai kontraktor pelaksana.

Sama dengan proyek gedung Inap Perawatan Isolasi kata Sales, merupakan proyek yang telah dilakukan Profesional Hard Over (PHO), namun fakta yang ditemukan di lapangan, masih ada item proyek yang belum selesai dikerjakan.

Terkait proyek fisik Stadion Golo Dukal, Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Sales Kantur menjelaskan, ada proyek fisik dengan Pagu Anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Bernalindo dan CV. Elektra. Proyek tersebut diduga bersumber dari anggaran dana Covid-19 tahun Anggaran 2012.

Selain itu, ada beberapa dugaan penyelewengan pengelolaan proyek tersebut antara lain; pertama, selama pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut tidak dipasang papan proyek. Kedua, tidak dijelaskan item pekerjaan proyek tersebut.