Emanuel menerangkan, jika masalah Papua tidak diselesaikan, maka akan sangat berdampak bagi kedaulatan NKRI, karena ideologi Pancasila terus dipertanyakan. Selain itu, kelompok asal Papua diminta untuk menentukan nasib sendiri.
Aktivis dan pegiat anti korupsi ini berharap agar mahasiswa asal Papua di berbagai daerah yang ada di Indonesia, harus mampu menjadi bagian penting untuk menyelesaikan konfik Papua.
“Karena seperti masalah Hak Asasi Manusia (HAM), diskriminasi, ekonomi, politik, sosial budaya di Papua masih terkotak-kotak. Ada mahasiswa yang pro NKRI dan ada yang kontra,” pungkasnya. (*)
Halaman





Tinggalkan Balasan