Menurut Emanuel, terhadap isu Papua yang tengah berkembang di tengah masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi kelompok penengah, dan mencari jalan keluar untuk selesaikan maslalah Papua melalui jalur konstitusional.

Emanuel Boli

“Bukan mengambil bagian dalam kampanye gerakan Papua merdeka, seperti yang tertulis dalam blogspot Koran Kejora, yang berisi tulisan-tulisan propaganda,” terang Emanuel Boli.

Ia menjelaskan, sebagai semama anak bangsa, harusnya mereka membuka ruang-ruang dialog secara terbuka, untuk merumuskan rekomendasi kepada pemerintah maupun pihak terkait, demi mencari solusi atas permasalahan Papua.

Selain itu, kata dia, pemerintah wajib menggunakan pendekatan kemanusian untuk menyelesaikan masalah Papua, dengan menjamin keselamatan masyarakat sipil Papua, maupun pendatang yang tidak terlibat dalam konflik secara langsung.

“Perlu ada sinergi antara pemerintah, mahasiswa, masyarakat adat Papua, DPR, dan pihak terkait dalam mendudukkan persoalan Papua tanpa adanya pertumpahan darah,” ungkapnya.