Ditambahkan Dirut Bank NTT, jika saja taman doa ini telah berfungsi, maka tentu saja ada spirit-spirit holistik bagi siapapun yang datang kesana untuk berdoa.

“Dan di situlah kita dapat menemukan cinta Tuhan yang luar biasa. Di sisi lain, kehadiran taman doa ini ikut menggerakkan roda perekonomian tidak saja pada wilayah keuskupan Atambua di Kefamenanu, melainkan sekitarnya seperti Belu dan Malaka,” jelasnya.

“Mereka diberikan ruang untuk berekspresi. Ini bagian dari perjumpaan yang membangkitkan, mempersatukan dan memberdayakan,” tambah Dirut Alex.

Hadir malam itu Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, para pastor maupun perwakilan dari Keuskupan Agung Kupang. Tak hanya itu, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho hadir didampingi Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Hilarius Minggu, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe, serta para kepala divisi dan pimpinan cabang dan staf. Gubernur NTT, hadir diwakili Asisten III Setda NTT serta para pejabat Forkopimda. (*)