Tak lupa dia pun berterimakasih kepada Pastor Titus yang sudah banyak berbuat dalam pelayanan di Kefamenanu terutama pembangunan Taman Doa.
“Juga terima kasih kepada para donatur. Pekerjaan ini butuh banyak donasi. Sampai sekarang saya bersyukur, gereja dapat bekerja secara bertanggungjwab sehingga ada buktinya dan jadi persembahan bagi pekerjaan Tuhan. Harapan saya semoga dengan pembangunan ini berdampak pada pertumbuhan sipiritual umat,” pungkasnya.
Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada wartawan menegaskan bahwa malam itu adalah sebuah momentum penting, dimana manusia sebagai ciptaan yang fana mengenal cinta kasihTuhan.
“Dan semua boleh terselenggara hanya oleh karena kasih Tuhan. Melalui peristiwa iman ini saya yakin ada kekuatan untuk mempersatukan, menguatkan dan memberdayakan. Membangkitkan ketika kita sedang terpuruk dalam COVID namun dengan daya kreasi dan inovasi anak muda Katolik dan lintas agama di Kefamenanu, bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk dengan Bank NTT utuk membangkitkan dan mempersatukan berbagai elemen masyarakat,” tegas Alex.
Ditambahkan Dirut Bank NTT, jika saja taman doa ini telah berfungsi, maka tentu saja ada spirit-spirit holistik bagi siapapun yang datang kesana untuk berdoa.
“Dan di situlah kita dapat menemukan cinta Tuhan yang luar biasa. Di sisi lain, kehadiran taman doa ini ikut menggerakkan roda perekonomian tidak saja pada wilayah keuskupan Atambua di Kefamenanu, melainkan sekitarnya seperti Belu dan Malaka,” jelasnya.
“Mereka diberikan ruang untuk berekspresi. Ini bagian dari perjumpaan yang membangkitkan, mempersatukan dan memberdayakan,” tambah Dirut Alex.
Hadir malam itu Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, para pastor maupun perwakilan dari Keuskupan Agung Kupang. Tak hanya itu, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho hadir didampingi Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Hilarius Minggu, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe, serta para kepala divisi dan pimpinan cabang dan staf. Gubernur NTT, hadir diwakili Asisten III Setda NTT serta para pejabat Forkopimda. (*)







Tinggalkan Balasan