Konsultan Individual Kotaku, Anastasia Toni, mengapresiasi giat yang diselenggarakan di wilayah II Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, karena kegiatan COP yang dilaksanakan sudah berjalan secara baik.
“Saya hharap infrastruktur yang sudah ada tetap dijaga dan di rawat secara baik, sehingga nanti mungkin ada program-program berikutnya yang masuk ke Kabupaten Manggarai,” harapnya.
Tim Leader Kotaku OSP V NTT, Steli K. Paulus, menyampaikan terima kasih terhadap partisipasi semua pihak, sehingga kegiatan Kotaku tahun 2021 dapat terlaksana dengan baik
“Kami mengucapkan terima kasih dan syukur bahwa kegiatan kotaku di tahun 2021, mulai tahap persiapan, perencanaan pelaksanaan, hingga evaluasi dan serah terima bisa dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.
Infrastruktur yang sudah dibangun diharapkan dapat dijaga agar tetap berfungi dengan baik, sehingga jika ada bantuan, bisa digunakan untuk kebutuhan dan masalah lain yang belum juga diatasi hingga sekarang.
Ia menerangkan, KPP sebagai pengelolah dan memanfaatkan kegiatan infrastruktur yang sudah dibangun, harus bisa gerakan masyarakat di setap RT/RW, karena banyak infrastrukur yang terbangun. “Bahkan sampai 20 lebih titik, sehingga membutuhkan kerja sama yang baik semua pihak,” jelasnya.
Manggarai merupakan kabupaten pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menyusun Perda Kumuh secara mandiri, dan akhirnya menjadi contoh, yang sekarang sudah diikuti oleh sejumlah Kabupaten/Kota di NTT, termasuk Kabupaten Ende.
“Jadi kami sangat berterimakasih kepada Pak Kadis, karena Manggarai menjadi salah satu kabupaten yang setiap tahun ada dana pendampingan dari program kotaku tetap mengalokasikan dana kolaborasi,” terangnya.
Ia menambahkan, Perda kumuh menjadi salah satu straegi yang bisa digunakan untuk mendapat alokasi dana DAK integrasi, sehingga program dari pusat sebenarnya bisa diserap dengan mudah.
“Yang perlu Pemda siapkan adalah perencanaan dan regulasi serta dokumen-dokumen pendukung yang menjadi persyaratan agar kita bisa mengakses dana,” tandasnya.







Tinggalkan Balasan