“Kami mengucapkan terima kasih kepada SMAK Pancasila Borong atas kesempatan yang berharga ini. Semoga ke depannya kolaborasi terus lakukan,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, setidaknya ia telah memberikan ilustrasi keberadaan karya sastra bahwa jika seorang pria menyukai seorang perempuan, maka tiga hal yang dilakukan, yakni mencintai perempuan itu, ikut sedih bersama dia, dan yang terakhir menjadikan perempuan itu sebagai karya sastra.

Yohanes Albertus Manti (Berto) selaku guru seni mengatakan kegiatan kolaborasi hari ini merupakan kegiatan yang memberikan motivasi untuk SMAK Pancasila Borong karena beliau melihat ada banyak hal yang diberikan oleh Unika St Paulus, khususnya jurusan PBSI yang memberikan pelajaran khususnya dalam bidang sastra.

Peningkatan sastra selama ini puisi berantai, monolog, dan lain sebagainya belum dikembangkan dengan baik dikarenakan kepadatan kurikulum.

“Kurikulum 2013 sangat membutuhkan penilaian literasi. Jadi kami bersyukur tadi banyak wali kelas yang duduk di antara para siswa dan mahasiswa untuk melihat bagaimana keaktifan mahasiswa dalam mendengar literasi, poin-poin penting dalam literasi untuk pemberian nilai pada ujian akhir sekolah”. Tuturnya.