Gerakan Revolusi di 5 sektor utama pembangunan Kabupaten Kupang ini kemudian disinergikan dengan program TJPS atau Tanam Jagung Panen Sapi yang dicanangkan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang Pandapotan Sialagan mengatakan, sepanjang tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Kupang telah melakukan panen di atas lahan seluas 635 Ha.
“Rata-rata produktifitas (jagung,red) 4 sampai 6 ton per Ha. Itu yang sudah selesai dan sudah dipanen,” kata Sialagan kepada Koranntt.com, Minggu 12 Desember 2021.
Menurutnya, Revolusi 5P merupakan semangat yang ditanamkan kepada petani di Kabupaten Kupang untuk menanam tidak hanya di musim hujan, tetapi juga di musim panas.
Saat ini yang dikerjakan secara serius oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang adalah program TJPS. Program ini merupakan salah satu wujud nyata Revolusi 5P yang memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan yang produktif.
“Panen jagung bisa di bulan Agustus pertengahan sampai September. Artinya lahan tidur bisa ditanam. Ini bentuk kesuksesan dan sinergitas program Gubernur NTT dan Bupati Kupang,” jelasnya.







Tinggalkan Balasan