Kedatangan Sandiaga Uno bersama rombongan diterima langsung oleh Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit, S.E, M.A.; Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Matias Masir, S.Pd.; Pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, Kepala Desa, Tokoh Adat, serta Tokoh Masyarakat Kampung Adat Wae Rebo.
Sandiaga Uno kemudian diberikan sarung “Songke Todo” dan dikalungi salendang dan topi songke. Setelah itu, tokoh adat menyapa dengan sapaan adat curu sebagai ucapan selamat datang, lalu diantar ke Mbaru Tembong (rumah adat utama) dengan diiringi nyanyian adat (ronda) dan tarian “Tiba Meka”. Di Mbaru Tembong, Sandiaga Uno dan Rombongan disambut dalam ritus adat kapu.
Selanjutnya, Sandiaga Uno dan Rombongan diarahkan ke tempat penginapan. Selesai santap malam, ia menyaksikan acara adat Mbata di Mbaru Tembong yang dilakukan oleh masyarakat adat kampung Wae Rebo.
Setelah itu, ia mengikuti upacara api unggun sambil menyaksikan tarian Rangkuk Alu yang dipentaskan oleh siswa SMK Negeri 1 Satarmese. Sandiaga Uno dan sejumlah pejabat lainnya termasuk Bupati Manggarai sempat mengikuti tarian Rangkuk Alu dan disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat adat Wae Rebo.



Tinggalkan Balasan