Korban penikaman sempat dirawat beberapa jam di rumah sakit S. K Lerik Kota Kupang, sehingga tidak bisa dimintai keterangan lebih lanjut hingga korban meninggal dunia.

Namun informasi dari tim medis menyebutkan, bahwa korban mengalami satu luka tusukan pada tubuh korban.

Kapolsek juga menegaskan kalau kejadian tersebut terjadi karena pelaku sudah terpengaruh dengan konsumsi minuman keras, sehingga lepas kontrol dan berani melakukan aksi tersebut.

“Adanya keributan di tempat pesta dan diduga pelaku melakukan penikaman karena diduga mabuk dan tidak diterima ditegur,” tandas mantan Kasat Reskrim Polres Belu ini.

Korban mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kiriĀ  sesuai dari keterangan saksi yang juga istri korban. (Mdk/KN)