Sumber media ini berharap agar pihak-pihak terkait segera memberikan kejelasan terkait nasib Nakes di Kabupaten Manggarai.
“Kita berharap segera beri penjelasan, kalau memang ada ya segera dicairkan. Itu kan untuk nakes. Kami punya keluarga, dan mereka pasti berharap ada tambahan pemasukan,” harapnya.
Ia mengaku mendapat gaji Rp400.000 – Rp700. 000 dalam sebulan. Namun dengan gaji itu, kebutuhan dirinya dan para Nakes lain pasti tidak semuanya terpenuhi.
“Kami minta tolong untuk segera diproses,” tandasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Nobertus Burhanus yang dikonfirmasi Koranntt.com beralasan selalu sibuk rapat di DPRD dan lain-lain.
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Drs. Jahang Fansi Aldus memilih bungkam dan tidak menjawab pertanyaan dari wartawan. (*)





Tinggalkan Balasan