Lebih lanjut ia menjelaskan, Untuk menumbuhkan spirit dan semangat untuk menjadi pelaku-pelaku ekonomi kreatif masa depan maka pendidikan merupakan factor penting.
Dalam hal ini kita berharap agar kurikulum pendidikan tidak hanya menekankan pada pembentukan kecakapan-kecakapan intelektual saja tetapi lebih dari itu harus menghasilkan insan-insan yang cerdas dan kreatif di masa depan.
“Insan cerdas kreatif tidak ditentukan oleh hasil ujian nasional atau hasil asesmen kompetensi minimal tetapi oleh perubahan mindset sebagai pelaku-pelaku usaha dan bukan hanya sebagai pekerja,” imbuhnya.
Ia menerangkan Selain kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik yang berorientasi pada pembentukan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan pembentukan kreativitas, kurikulum muatan lokal memainkan peranan penting.
Kurikulum muatan local selama ini hanya dipahami sebagai masuknya konten-konten budaya local ke dalam kurikulum di sekolah. Padahal spirit dari muatan local itu sendiri adalah konten-konten yang berkaitan dengan pengembangan potensi local di mana peserta didik itu berada sehingga kelak dia bisa memanfaatkan keterampilan yang dimilikinya untuk mengolah potensi-potensi lokalnya.



Tinggalkan Balasan