“Konsep kami lebih nyantai tapi pasti, nggak (tidak) memaksa orang untuk beli. Makanan yang kami sajikan pun pastinya enak,” ujar Erick.

Diakuinya, Bajo Cafe menjadi alternatif cafe di Labuan Bajo untuk semua kalangan berkumpul, berdiskusi dan bersantai.

Sehingga, tempat yang ada didesain senyaman mungkin demi kenyamanan pelanggan yang datang.

Bangunan kafe diatas batu itu berada persis di tengah kota, sehingga sangat mudah dijangkau dengan semua jenis kendaraan.

Ruangan yang dilengkapi dengan Wifi gratis, sehingga terlihat semua pengunjung santai menikmati kopi sambil browsing internet.

Hadir dengan nama Bajo Cafe sejak beberapa bulan lalu, banyak hal baru diusung. Mulai dari suasana hingga menu-menu yang dihadirkan. Harganya pun tetap terjangkau.

Bajo Cafe hadir dengan ragam menu. Bukan hanya kopi, di cafe itu juga menghadirkan minuman dan makanan yang sudah pasti memanjakan lidah. Bisa didapat hanya dengan puluhan ribu hingga ratusan ribu, tergantung jenis makanan dan minuman.

Kalau hanya ingin cari pengganjal perut atau makanan pelengkap sambil ngobrol-ngobrol, camilan lain juga tersedia. Ada pisang keju seharga Rp10 ribu, hingga kentang goreng.