Sementara bagi Tuhan, menjadi murid-Nya maka perlula kita menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti-Nya. Mengikuti diri-Nya dengan menyangkal diri dan memikul salib adalah bukti bahwa pengorbanan diri, cinta, pemberian diri lebih utama untuk tujuan kehidupan kekal daripada memilik untuk terikat pada hal-hal yang bersifat sementara.