Renungan Harian Minggu, 10 Oktober 2021: KETERIKATAN PADA YANG ‘CEPAT SELESAI’ VS HIDUP KEKAL

  • Bagikan
RD. Hironimus Nitsae

Oleh: RD. Hironimus Nitsae

Injil Markus 10:17-30

Kita ini adalah pribadi yang terkadang membuat berbagai macam perhitungan untung rugi. Salah satu perhitungan untung rugi yang sering kita buat adalah dengan Tuhan. Sebagai contoh, dalam doa kita memohon kepada Tuhan untuk apa yang kita mohonkan dalam hidup. Kita baru akan merasa berbahagia manakala doa kita terkabul dengan catatan apa yang kita mohonkan pada-Nya terkabul secara real terlihat dengan mata fisik kita sendiri. Jika tidak demikian maka kita mungkin berada pada posisi membuat ‘perhitungan’ dengan Tuhan soal pengorbanan diri dan atau pemberian diri secara utuh kepada Tuhan.

Kisa Injil hari ini berupa kesedihan orang kaya yang tidak rela harta miliknya dijual untuk kemudian selanjutnya mengikuti Yesus. Keterikatan yang kuat pada hal-hal materialistik menjadikan dirinya sulit untuk menerima kehidupan kekal sekalipun itu adalah kerinduan dirinya.

BACA JUGA:  Renungan Katolik Minggu, 01 Agustus 2021: PERCAYA SEBATAS IKUT 'RAME?'

Kenyataan ini juga sementara mendera tiap kita. Kita berharap untuk bisa dapatkan hidup kekal, tetapi kita sendiri sangat susah untuk melepaskan diri dari keegoan diri kita. Kita masih sulit untuk mempersembahkan diri dan bahkan mengorbankan diri untuk Tuhan melalui sesama karena kita membentengi diri dengan kenyataan-kenyataan yang “habis pakai”.

Sementara bagi Tuhan, menjadi murid-Nya maka perlula kita menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti-Nya. Mengikuti diri-Nya dengan menyangkal diri dan memikul salib adalah bukti bahwa pengorbanan diri, cinta, pemberian diri lebih utama untuk tujuan kehidupan kekal daripada memilik untuk terikat pada hal-hal yang bersifat sementara.

  • Bagikan
error: Content is protected !!