Dijelaskannya, Indonesia menduduki 5 terbesar pengguna internet di dunia, baik pengguna media sosial maupun pengguna ponsel serta cara menggapai pengguna user.

“Konektivitas kita tidak terlalu bagus seperti negara-negara maju tetapi ternyata antusias kita untuk terlibat dalam dunia digital cukup tinggi walaupun pengetahuan kita belum sampai kesana. Ini tentu tantangan untuk kita. Pada tahun 2020, dari 265 juta penduduk Indonesia, hampir 133 juta pengguna internet. Lalu dari 133 juta itu, yang aktif menggunakan media sosial baik facebook, twitter dan media sosial yang lain ada 130 juta. Saya pikir Kominfo lebih konsen kesana terkait penggunaan regulasi data dan lain sebagainya yang diukur dari mobile subscriptionsnya. Kenapa pengguna mobile subscriptions lebih besar dari pengguna internet atau media sosial, karena bisa saja satu orang memiliki 2 operator, itu ada 415 juta. Untuk menggapai pengguna atau user dengan cara aksesibilitas, pengetahuan, interpretasi, dan umpan balik,” jelasnya.

Senada dengan Yohanes Jehabut, Perwakilan Diskominfo Manggarai, Yosep Edward Nairum Nahas menekankan pada infrastruktur telekomunikasi di kabupaten Manggarai.

“Sampai saat ini menara telekomunikasi di kabupaten Manggarai ada 79 menara yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Manggarai, ada 8 PT yang menangani. Sebaran manara telekomunikasi terbanyak berada di kecamatan Langke Rembong yaitu 34 menara dengan persentase 43%,” tuturnya.

Menutup kegiatan diskusi virtual itu, Romo Inosensius Sutam selaku Praktisi Budaya mengungkapkan tentang makna tarian dalam kebudayaan Manggarai dan peran kaum muda untuk melestarikannya.

“Budaya itu rangkaian simbol, dan simbol itu adalah komunikasi kita, mendekatkan, dan menghidupkan kita. Seni termasuk tarian adalah salah satu unsur penting dari budaya, dalah bahasa universal yang mempersatukan manusia. Alasan menari pada umumnya sebagai ekspresi kegembiraan, hidup yang selalu mengalir dengan segala suka dan dukanya,” ungkapnya.

Sekarang ini, kata Romo Ino Sutam, ada yang mengatakan bahwa tarian sudah bergeser.