Pada kesempatan itu juga, Wabup Heri Ngabut menerangkan tentang pentingnya menangkal hoaks.

“Andaikan audiens yang hadir (di ruangan) cukup banyak, maka diskusinya akan menarik supaya kita refleksi sekali lagi untuk melihat kembali seberapa jauh kita berada dalam suatu hingar-binggarnya teknologi dan bagaimana kita merespon dan menjalankannya dengan baik dan benar untuk menjaga supaya kebersamaan itu tetap terjaga dengan baik. Hari-hari ini bukan cerita bohong tetapi cerita yang sesungguhnya, dengan teknologi melalui Medsos sangatlah mudah menyampaikan kepada siapapun, namun dalam kenyataan kita harus jujur mengatakan sering kita salah gunakan teknologi yang ada untuk hal-hal yang bersifat negatif. Pengalaman mengatakan ada suatu nilai yang menurun dari cara kita menggunakan Medsos,” terangnya.

Dikatakannya, akun palsu adalah pertanda ada nilai-nilai yang menurun dalam mengapresiasi perkembangan teknologi.

“Kalau orang pakai akun palsu, itu nilai keterbukaan dan kejujuran sudah menurun. Oleh karena itu, saya berpesan kedepan melalui event-event apapun, sosialisasi melalui arahan-arahan secara khusus melalui Kominfo atau siapa saja yang punya kepentingan untuk itu untuk memastikan bahwa kebersamaan kita jangan dihancurkan oleh karena kita salah menggunakan teknologi yang ada. Di Manggarai harus kita katakan jujur bahwa banyak diantara kita, bukan hanya orang muda tetapi juga orang tua sudah sedikit keluar dari filosofi orang Manggarai yang sesungguhnya dan akhirnya apa yang kita lihat dari salah menggunakan teknologi bisa berujung kepada keretakan sosial atau gesekan secara sosial,” katanya.