Jika seluruh ASN sudah dipetakan profil kompetensinya, maka ke depan akan lebih mudah bagi BKD untuk menyusun program pengembangan kompetensi dan menyiapkan pool of talent yang dapat digunakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mendukung perwujudan visi dan misi di berbagai sektor.
“Dengan dukungan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, kami berharap Assessment Center bisa menjadi center of excellence bukan hanya di wilayah provinsi NTT tetapi juga untuk kawasan Indonesia Timur. Dengan branding ‘ASN berkompeten, NTT maju’, kami ingin tampil sejajar dengan Provinsi-Provinsi lain dan mengharumkan nama Pemerintah Provinsi NTT di kancah nasional,” ungkap Kepala BKD optimis.
Tentang Assessment Center Pada BKD Provinsi NTT
Assessment Center mulai dirintis tahun 2010 dengan melakukan seleksi dan pemagangan calon asesor di Assessment Center Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Disesuaikan dengan anggaran yang terbatas, workshop, bimtek dan pemagangan terus dilakukan dalam kurun waktu 6 tahun (dari 2010 sampai 2016), bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.



Tinggalkan Balasan