Ia menjamin bahwa tidak akan ada benturan dalam proses pengembangan pariwisata di 3 Kabupaten di Manggarai.

“Untuk 3 Manggarai ini, ada konsep nation atau bangsa, state, dan negara. Jadi nation itu konsep komunitas, konsep kebudayaan, historis, dan afeksi. Dari konsep itu, 3 Manggarai ini memiliki satu nation karena kita memiliki satu budaya. Dan budaya Manggarai ada lebih dulu dari pada negara. Tetapi dari segi state tadi, administrasi politik itu memang tiga. Sehingga ke depan kita memang harus berkomitmen supaya mereka ini tetap satu dalam tiga, tiga dalam satu,” jelasnya.

Tidak hanya itu ia juga menambahkan, Labuan Bajo merupakan pintu besar sekaligus juga mercusuar yang menarik orang berkunjung ke Manggarai Barat.

Sementara di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur akan dikembangkan pariwisata budaya, agrowisata, ternak dan kerajinan.

“Dengan begitu, akan ada balance. Kita harus membangun optimisme. Tentu saja memang selalu ada kritik terhadap kegiatan-kegiatan begini. Tetapi satu hal bahwa kita harus mulai. Bahwa masih ada yang kurang ya, intinya kita bergerak. Jadi try and error, selalu ada jatuh bangun,” tutup RD. Ino.