Menurutnya, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan Pesta Demokrasi ini, juga Kedua Calon Kades, Panitia, Aparat Desa dan juga Para simpatisan kedua Calon untuk mensuport pesta Demokrasi di Desa Pong Leko dengan cara yang positif dan juga persaingan yang sehat sehingga tidak menimbulkan Konflik dan perpecahan.

“Terlepas siapa yang nantinya akan terpilih. Mereka berdua tetaplah yang terbaik dan juga terhebat di desa pong leko. Meski demikian, tentu perlu diingat setiap Calon pemimpin dan Pemimpin harus berpikiran Besar dan berjiwa besar dan memiliki kemauan untuk bekerja dan melayani banyak orang. Toh, setiap orang punya peluang untuk maju sebagai kandidat atau calon pemimpin?,” ungkapnya.

Lebih lanjut Plt Camat Ruteng meminta kedua Calon Kades untuk berbesar hati menerima, manakala dalam proses demokrasi elektoral ini, ada yang menang, dan ada yang kalah. Mereka harus siap menerima kemenangan dan siap juga menerima kekalahan dari kontestasi yang diikuti.

Plt Camat Ruteng Lody Moa juga meminta semua panitia dan aparat desa agar tidak boleh memihak pada salah satu calon. Mereka harus jadi wasit yang baik dan benar. Menjalani fungsi pengawasan dengan penuh rasa tanggung jawab dan jaga independensi, serta berani mengambil sikap dan memberi teguran apabila ada yang melanggar regulasi yang ditetapkan dan berpotensi menimbulkan keributan.

“Kalau ada keluhan dari masyarakat, panitia mesti cepat merespon dengan memberikan pemahaman ataupun solusi sesuai regulasi yang ada sehingga masyarakat sebagai pemilih juga merasa puas dengan proses demokrasi yang berjalan. Dan jangan pernah anggap enteng dengan peran dan tugas yang dipercayakan kepada kita masing-masing, Harus berani bertanggung jawab, dan bertanggung gugat” ungkap Lody Moa.

Mengakhiri pembicaraannya Lody Moa juga mengingatkan aparat desa setempat dan panitia serta kedua kandidat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam setiap proses Pilkades.

“Jangan sampai muncul klaster Covid pilkades. Saya tahu bahwa beberapa waktu kedepan pasti akan ada kampanye. Meski demikian, saya mengingatkan kita semua agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat kampanye,” pungkasnya.