Selain itu, Bernardinus menyinggung persoalan ruas jalan provinsi Atambua-Weluli, di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, dan Desa Weluli, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, yang hingga kini tak kunjung diperbaiki.
Menurutnya, ruas jalan Atambua-Weluli mengalami kerusakan sejak tahun 2019 lalu karena bencana longsor. Namun hingga sekarang pemerintah terksesan cuek dan belum memperbaikinya.
“Jalan itu rusak pada tahun 2019, sejak pertama kali saya dilantik. Dan saat itu saya langsung lakukan pemantauan disana, namun sampai sekarang belum dikerjakan,” tegasnya.
Dengan demikian, dirinya meminta kepada pemerintah, untuk segera mengerjakan ruas jalan Atambua-Weluli, untuk menunjang akses masyarakat umum. Mengingat hampir memasuki musim penghujan.
“Karena masyarakat sangat kesulitan mengakses jalan itu. Kalau dibiarkan sampai musim hujan, maka kerusakan akan semakin parah. Jadi jangan tunggu dia putus baru dikerjakan. Ini harus menjadi perhatian pemerintah,” ungkap Nandi.
Budidaya Kerapu Masuk Temuan BPK



Tinggalkan Balasan