“Untuk itu prinsip wawasan multikulturalisme dan kehidupan pluralis perlu terus-menerus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan nyata sehari-hari,” terangnya.

Wagub JNS menambahkan, dirinya sangat optimis bahwa kehidupan keagamaan di negara Indonesia di masa mendatang akan semakin semarak, apabila semua pimpinan agama dan umat saling bergandengan tangan untuk mewujudkan kerukunan, dan keharmonisan hidup beragama untuk menjadikan pilar penyangga terwujudnya kerukunan nasional. (*)