“Kita akan masuk lagi ke pasar-pasar yang lain seperti Pasar Oeba, Oesapa, Oebobo, Kuanino dan Pasar Penfui. Targetnya semua pasar kita akan masuk untuk digitalisasi pembayaran,” pungkas Alex.

Sementara, Kepala Bidang Bisnis Kantor KCU Bank NTT, Vinsensius Rabu Sulu kepada wartawan menjelaskan jauh sebelum diterapkannya pembayaran menggunakan QRIS oleh Bank Indonesia, maka Bank NTT sudah menyiapkan program masuk pasar sehingga ibarat gayung bersambut, kertika ada QRIS dari Bank Indonesia, mereka tinggal menjalankannya saja. (Humas Bank NTT)