“Sebagai agent of development masih dalam komitmen dan kebersamaan TPAKD, Bank NTT sebagai salah satu lembaga jasa keuangan harus berkontribusi bagi literasi dan inklusi keuangan serta menciptakan pembayaran yang aman, mudah, murah cepat dan sehat,” tegasnya menambahkan “Sebagaimana QRIS dibuat dengan tujuan agar masyarakat dimudahkan dalam setiap transaksi dan terhindar dari praktek uang palsu.” Ada satu hal yang penting, dan perlu dipahami sebagai warga negara bahwa berbagai terobosan yang dilakukan, masih dalam misi menjaga kedaulatan uang.
Pasalnya, banyak kita jumpai praktek di masyarakat, ada beberapa transaksi yang tidak sehat. “Di beberapa tempat perbelanjaan, ketika tidak ada uang kecil, maka kembaliannya ditukar dengan gula-gula. Nah QRIS adalah salah satu media untuk menjaga kedaulatan nilai uang Republik Indonesia yakni Rupiah,”tegas Alex. Hari itu mereka berhasil membagikan 30-an plakat pembayaran QRIS dari target 300 yang disiapkan. Lagipula, jumlah nasabah pengguna QRIS Bank NTT di Pasar Naikoten berjumlah demikian.