Susunan acara terdiri dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Kepala Subdirektorat KKN UGM, Talkshow sesi 1, Talkshow sesi 2, dan tanya jawab peserta. Kepala Subdirektorat KKN UGM, Dr. Ir. Ambar Kusumandari, M.E.S, dalam sambutannya menyatakan harapan program-program semacam ini dapat berlanjut di periode KKN daring selanjutnya. “Ini membuktikan bahwa KKN daring bukanlah halangan. Saya berharap program serupa dapat dilakukan oleh tim KKN di periode-periode selanjutnya,” ujarnya.
Pada Talkshow sesi 1 yang bertema “Membangkitkan Sektor Pariwisata NTT yang terpuruk akibat pandemi COVID-19 dan Tantangan Penerapan CHSE”, Yudha Eka Nugraha, S.Kesos., M.Par., Akademisi Politeknik Negeri Kupang, mengutarakan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan pariwisata saat pandemi adalah pemberlakuan ketat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) di kawasan wisata.
Menurut Yudha, hal ini akan meningkatkan kenyamanan wisatawan yang akan berkunjung. “Selain itu, pemerintah daerah juga dapat beradaptasi dengan mengadakan Virtual Tour dan Live Tour dengan Zoom Meeting agar pariwisata NTT dapat terus hidup serta dapat memperluas promosi tempat-tempat wisata baru di NTT,” tambah Yudha.



Tinggalkan Balasan