Kalabahi, KN – Proyek peningkatan jalan provinsi ruas Watatuku (SP. Mola) – Mataraben di Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di wilayah Wolwal terus mendapat sorotan pedas.
Proyek yang menelan anggaran negara senilai Rp7 Miliar lebih itu diduga tidak sesuai spek yang terdapat di dalam dokumen tender. Terkait kondisi ini, kontraktor pelaksana proyek PT. Karya Baru Calisa diminta segera melakukan aspal ulang sesuai spek.
Sorotan ini ditegaskan langsung Leader Ismail, salah satu generasi Muda Wolwal, Alor Barat Daya, usai melihat langsung kondisi jalan tersebut.
“Kuat dugaan proyek jalan provinsi di desa kami ini tidak sesuai spek, kami minta jalan provinsi ini segera dibongkar dan diaspal ulang. Dan sambungan jalan di Jala, Wolwal Barat hingga Mataraben yang belum teraspal, kami mendesak agar harus dikerjakan sesuai spek yang ada di dokumen proyek yang dilakukan lewat proses lelang LPSE. Itu harapan kami, sehingga jalan provinsi ini benar-benar bermanfaat dan bertahan lama bagi masyarakat pengguna jalan, karena masyarakat juga bayar hutang jalan provinsi ini lewat pajak,” kata Leader kepada wartawan, Rabu 17 Agustus 2021.



Tinggalkan Balasan