Meski demikian, Ermelinda menambahkan pihaknya masih mengalami kekurangan alat-alat kesehatan seperti tensimeter digital, alat timbang, APD COVID-19 dan beberapa alkes lainnya yang sangat dibutuhkan di Puskesmas Pagal.
“Kami sudah sampaikan kepada Dinas Kesehatan. Kami berharap, aspirasi tersebut bisa terealisasi,” harap Ermelinda.
Senada, Kepala Puskesmas Wae Codi, Mikael Eduar Kluman menyampaikan terima kasih kepada legislator yang baik hati itu, atas bantuan yang telah diberikan.
“Terus terang kami sangat berterima kasih kepada ibu Yeni, karena sudah membantu kami untuk pelayanan. Ini nanti kami bagi ke Postu atau Poskesdes. Kemudian ini TV bisa dijadikan sebagai hiburan bagi kami disini. Ini juga bisa digunakan sebagai alat untuk sosialisasi kesehatan,” ungkap Mikael.
“Masih ada kekurangan seperti alat microtoise untuk mengukur stunting. Alat tensi digital juga masih kurang. Termasuk soal listrik ini. Dan itu kita sudah komunikasikan dengan pemerintah. Harapannya adalah bisa terealisasi,” tutupnya (*)



Tinggalkan Balasan