Lebih jauh, Yeni menjelaskan bahwa, penanganan stunting bukan hanya dari sisi asupan gizi anak saja, tetapi tentunya juga difokuskan pada ibu hamil.
Selain menyerahkan bantuan alat timbang digital anak, Yeni juga menyumbang TV, parabola dan receiver untuk digunakan di dua Puskesmas
“Bantuan itu berupa TV 40 inci, receiver, parabola, timbangan digital 3, piring, gelas, sendok dan spon untuk PKM Pagal dan TV 40 inci, parabola, receiver, timbangan digital 3 untuk PKM Wae Codi”
Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut diberikan secara pribadi sebagai bentuk kepedulianya terhadap masyarakat Manggarai, melalui pihak Puskesmas, dalam menekan angka stunting yang kian melaju.
“Bantuan yang saya berikan ini bukan anggaran dari pemerintah atau anggaran dari APBD, tapi ini bantuan pribadi. Kenapa saya beri bantuan pribadi? Saya mau persoalan stunting yang ada di Kabupaten Manggarai ini angkanya menurun,” terangnya.
Ia berharap ke depan, ada kerja sama dari semua pihak dan berbagai elemen masyarakat untuk menekan angka stunting di Kabupaten Mangggarai.
“Harapan saya sebagai wakil rakyat untuk stunting yaitu butuh kerja sama semua pihak, terutama dari pemerintah dan DPRD serta masyarakat itu sendiri. Tentu pola-pola yang lama itu harus dievaluasi dan ada yang perlu diperbaiki agar penanganan stunting itu betul-betul fokus terukur dan dia bisa tuntas,” ungkap Yeni.
Sementara Kepala Puskesmas Pagal,
Ermelinda Pakar menyampaikan terima kasih kepada Yeni Veronika atas bantuan itu, karena bantuan tersebut merupakan sangat membantu bagi mereka.
“Saya secara pribadi dan sebagai Kepala Puskesmas Pagal mengucapkan terima kasih kepada ibu Yeni atas bantuan yang diberikan. Minggu lalu ibu Yeni datang ke sini, dan bawa bantuan sesuai usulan kami, karena kami sangat membutuhkan,” jelas Ermelinda.
Ia menyatakan, pihaknya akan memanfaatkan bantuan alkes tersebut untuk pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga apa yang diberikan ini dapat kami manfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kami kepada masyarakat. Saya berdoa mudah-mudahan ibu Yeni tetap menjadi ibu yang bisa menyalurkan aspirasi sesuai yang kami harapkan,” ungkap Ermelinda kepada Koranntt.com.









Tinggalkan Balasan