Inilah mengapa Tuhan meminta kita percaya kepada-Nya. Karena setiap berkat Tuhan, termasuk yang nyata secara fisik di depan mata kita sekalipun haruslah dimaknai sebagai sebuah ‘tanda’ bahwa dibalik tanda itu (berkat Tuhan yang kita terima) bukan semata sebagai berkat tanpa arti. Itu adalah tanda yang menyatakan bahwa Tuhan adalah sungguh berkat atau tanda terbesar dan bahkan Roti yang hidup bagi kita.

Kita berada pada posisi membangun kepercayaan: percaya sekedar melihat yang ramai terlihat fisik demi tampilan fisik semata atau percaya termasuk ‘dalam hening’ bahwa berkat Tuhan bagi kita adalah bukti Tuhan mencintai kita juga dalam diam? (*)