Panitia Idul Adha Masjid KH Ahmad Dahlan Kupang Bagi Daging Kurban ke Rumah Warga

  • Bagikan
Pemotongan daging kurban di Masjid KH Ahmad Dahlan Kota Kupang, sebelum dihantar ke rumah-rumah warga / Foto: Eman Krova

Kupang, KN – Panitia Idul Adha 1442 H, Masjid KH Ahmad Dahlan membagikan daging kurban kepada masyarakat secara langsung, tanpa kupon kurban, dan tidak menerima pengambilan daging kurban di lokasi penyembelian hewan.

Ketua Panitia Hari Raya Idul Adha Masjid KH Ahmad Dahlan, Farhan Suadah mengatakan, proses pendistribusian daging kurban akan dibagikan langsung oleh panitia ke rumah warga sesuai data masyarakat.

“Kali ini kami tiadakan kupon karena sudah menjadi tradisi, bagi orang yang biasa datang kesini sudah ditanda dan didata. Sehingga kali ini kami yang pergi membagikan di rumah masyarakat,” ujar Fahran kepada wartawan, Selasa 20 Juli 2021.

Menurutnya, alur pendistribusian daging kurban pada tahun 2021 sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. “Tahun lalu kami bagikan kupon kepada masyarakat, dan mereka berbondong-bondong datang kesini untuk ambil daging kurban,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan pembagian daging kurban merupakan sebuah tradisi yang setiap tahun selalu dilakukan oleh Masjid KH Ahmad Dahlan. Namun kali ini jumlah hewan kurban jauh lebih sedkit dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin sapinya bisa mencapai 11 ekor. Tahun ini hanya berjumlah 5 ekor. Sementara untuk kambing, tahun lalu berjumlah 21 ekor. Tahun ini cuma 11 ekor,” terang Fahran.

Katanya, lima ekor hewan kurban merupakan sumbangan dari pihak Universitas Muhammadiyah Kupang, Bank Syariah, dan jemaah masjid.

“Jadi 1 ekor dari Bank Syariah, 2 ekor dari Universitas Muhammadiyah Kupang, dan 2 lainnya berasal dari jemaah Masjid,” ungkapnya.

Ia menuturkan, dari lima ekor sapi yang di sumbangkan, empat diantaranya telah disembeli dan akan dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar masjid.

“Kami harap, daging kurban segera di distribusikan agar dinikmati masyarakat. Yang berkurban juga kami jatahkan. Kami juga tidak memandang agama, karena yang terlibat disini banyak saudara kita dari kristen,” ungkapnya.

Fahran menambahkan, Sementara satu hewan kurban lainnya akan disumbangkan kepada masyarakat Sulamu, Kabupaten Kupang. Karena Sulamu merupakan salah satu daerah terdepan di Pulau Timor.

BACA JUGA:  Capaian Vaksinasi COVID-19 Kota Kupang Tertinggi di NTT

“Untuk itu, besok kami akan hantar satu hewan kurban untuk warga Sulamu. Sehingga kami bisa berbagi, dan mereka bisa menikmati daging kurban,” tandasnya.

HEWAN KURBAN di MASJID KH AHMAD DAHLAN KUPANG AMAN DIKONSUMSI

Pemotongan hewan kurban di masjid KH Ahmad Dahlan, Kayu putih, Kota Kupang berjumlah empat ekor sapi dan 12 ekor kambing telah dinyatakan aman dan layak konsumsi.

Tim kesehatan dari Dinas Pertanian Kota Kupang dan Dinas Peternakan Provinsi NTT telah melakukan pemeriksaan terhadap semua hewan kurban yang telah di potong.

Drh. Franky dari Dinas Peternakan Provinsi dan Ir. Melkianus J Lidda, dari Dinas Pertanian Kota Kupang secara langsung melakukan pemeriksaan kondisi daging dan menyatakan semua daging dalam keadaan sehat dan aman di konsumsi.

“Daging aman, baik dan aman di konsumsi,” kata Drh. Franky, usai melakukan pemeriksaan daging kurban.

Meski telah melalui proses pemeriksaan, Franky meminta agar daging tersebut harus dimasak dengan kondisi yang benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

Dia menjelaskan, terdapat beberapa bagian daging yang memiliki serat yang cukup baik dan rapat. Sementara bagian daging lainnya memiliki serat cukup jarak.

“Hal tersebut disebabkan proses pertumbuhan pada hewan. Namun kondisi ini tidak menjadi masalah ketika di konsumsi,” pungkasnya.

Ketua PHBI Kota Kupang, Drs H Ambo, MSi. mengatakan, Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Kupang bakal menyalurkan daging Kurban dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha tahun 2021 langsung ke rumah warga sesuai data.

“Hal ini untuk mencegah kerumunan masyarakat di masjid,” jelasnya.

Pantauan media, proses pemotongan hewan kurban di masjid dibagi dalam beberapa titik pemotongan untuk menghindari kerumunan masyarakat.

Daging kurban yang telah pemotongan, akan di kemas dan disalurkan ke umat muslim di lingkup masjid Muhammadiyah. (*)

  • Bagikan